Sunday, March 10, 2013

Adopsi Sistem Informasi Lintas Budaya dalam Perusahaan Multinasional

Soal budaya di dunia ini kerap kali terbagi menjadi 2 yaitu budaya barat dan budaya non-barat. Sistem informasi yang menggunakan teknologi mutakhir kerap kali dianggap sebagai budaya barat yang sulit diimplementasikan di negara dengan budaya non-barat. Hal ini dikarenakan sistem informasi banyak dianggap menghilangkan nilai-nilai interaksi yang menurut budaya non barat itu adalah hal yang sangat penting, seperti tatap muka langsung, bersalaman serta mengurangi penggunaan bahasa negara tersebut, karena sistem informasi senantiasa menggunakan bahasa internasional. sehingga dianggap mengurangi nilai nilai norma, penurunan idealisasi dan rasionalitas budaya. Untuk menanggulangi nya, bisa dilakukan dengan menanamkan sistem informasi secara bertahap, sebagai contoh, untuk pekerja di bagian penjualan pertama menggunakan komputer sebagai basis data, lalu menggunakan internet untuk pemasarannya, dilanjutkan dengan berinteraksi dengan pelanggan melalui chatting dan melakukan transaksi dengan sistem online.

3 comments:

  1. penerapan sistem informasi sangat banyak ya, bahkan bisa sampai dari informasi lintas budaya. informatif frit! keep posting :D

    ReplyDelete
  2. ternyata menerapkan sistem informasi untuk perusahaan juga tidak bisa sembarangan, ada hal-hal mendasar yang sangat sensitif untuk diperhatikan seperti dengan adanya budaya barat dan timur tadi. semoga pengembangan sistem informasi yang kita idam-idamkan bukan hanya jadi sekedar wacana ya :)

    ReplyDelete
  3. info yang berguna, terimakasih ya frita

    ReplyDelete